Yesus Hid Identitas Sejati-Nya, Yohanes 16:25


Ini adalah terjemahan yang tidak sempurna dari dokumen asli Inggris yang telah diterjemahkan oleh perangkat lunak Google Penerjemahan. Jika Anda berbicara bahasa Inggris dan ingin melayani sebagai menteri web untuk menjawab pertanyaan masyarakat dalam bahasa asli Anda; atau jika Anda ingin membantu kami untuk meningkatkan akurasi terjemahan, silahkan kirim pesan

 

 

John 16:25 menyatakan bahwa Yesus berbicara dalam bahasa kiasan (speech terselubung) tentang keilahian Bapa, tetapi berjanji bahwa suatu waktu akan datang ketika ia jelas akan berbicara tentang Bapa.

Hal ini jelas bahwa Yesus menggunakan pidato terselubung tentang jati dirinya sebagai “Allah beserta kita” sebagai seorang pria sepenuhnya lengkap yang “dibuat seperti kepada saudara-saudaranya (seperti semua orang - Ibrani 2:17 )” karena dia harus memenuhi misinya di bumi sebagai Anak Domba Allah yang akan mati untuk keselamatan manusia (Filipi 2: 8).

Jika Yesus mengklaim hak ilahi-Nya dan hak istimewa sebagai Tuhan dengan kita sebagai manusia, maka ia tidak akan mampu memenuhi misinya untuk mati bagi dosa-dosa kita. Itulah sebabnya Yesus menggunakan judul manusianya sebagai “Anak Allah” dan “Anak Manusia” untuk menyembunyikan identitas aslinya sebagai Roh Kudus Allah yang turun dari surga (Lukas 1:35 ; Matius 1:20 ) menjadi salah satu dari kami untuk menyelamatkan kita.

Untuk itu mustahil bagi identitas Yesus sebagai Roh Allah yang menjelma sebagai pria sejati telah berhenti dari menjadi Tuhan di mana-mana yang mengisi langit dan bumi (Yer. 23:24 ). Oleh karena itu, Yesus sebagai manusia di bumi harus memiliki kesadaran ilahi dari kedua pra-eksistensinya di surga dan kemahahadiran yang terus-menerus di langit.

Yesaya 45:14 -15 jelas membuktikan bahwa Mesias adalah bahwa Allah yang menyembunyikan identitas-Nya yang sejati di bumi sebagai manusia pada abad pertama, tetapi akan jelas mengungkapkan identitas-Nya yang sejati sebagai Allah setelah kedatanganNya yang kedua kali di pemerintahan seribu Nya, “Sesungguhnya Anda adalah Allah yang menyembunyikan diri, ya Allah Israel, Juruselamat (Yesaya 45:15 ).”

Karena Yesus adalah benar-benar Essence direproduksi Menjadi dari Bapa Orang sebagai manusia sejati (Ibrani 1: 3) melalui konsepsi perawan dan kelahiran, maka Dia bisa memiliki (melalui kesadaran ilahi-Nya) mengaku telah secara bersamaan ada di sorga dan di bumi pada waktu yang sama seperti Dia bisa mengatakan, “sebelum Abraham adalah aKU (Yohanes 08:58 ).”

Dan orang seperti itu bisa memiliki (melalui kesadaran ilahi-Nya) mengaku telah pra-ada sebagai Allah Bapa dengan mengaku sebagai mana Ia sebelumnya (Yohanes 6:62).

Karena Yesus adalah “Allah beserta kita” sebagai seorang pria sejati, ia menggunakan judul, “Anak Allah” dan “Anak Manusia” sebagai istilah inkarnasional untuk Allah yang menjadi manusia. Judul, “Anak Manusia” adalah judul inkarnasi, yang berarti anak dari umat manusia melalui konsepsi perawan.

John 16:25 membuktikan bahwa Yesus menggunakan “bahasa kiasan” atau “pidato terselubung” ketika berbicara tentang keilahian Bapa. Hal ini menjelaskan mengapa Yesus terselubung jati dirinya dengan mengatakan, “Apa yang kemudian jika Anda melihat Anak Manusia naik ke mana Ia sebelumnya (John 6:62)?” Bagi Yesus pra-ada kelahirannya sebagai satu-satunya Allah yang benar - Bapa (Yohanes 17: 3; 1 Yohanes 5:20).

Jika seorang pria yang terbatas tahu bahwa identitas-Nya benar-benar Allah yang menjadi manusia dengan pikiran manusia, kemauan manusia, dan roh manusia, ia bisa memiliki (melalui kesadaran manusia nya) kadang-kadang mengatakan bahwa ia ada di surga sebelum menjadi man (Yohanes 6:62 ).

Ini lebih lanjut akan masuk akal untuk percaya bahwa Dia kadang-kadang akan mengungkapkan bahwa Ia datang dari Roh mana-mana Allah dan akan kembali ke Tuhan untuk mewarisi segala sesuatu (Ibr 1:. 4) sebagai Tuhan dengan kita sebagai manusia (Matius 1:20 -23;. Ibr 02:14 -17).

Selain itu, masuk akal untuk percaya bahwa Yesus hanyalah inkarnasi Tuhan Orang hanya dalam shell eksternal dari daging manusia. Kedua Tritunggal dan Keesaan teolog mengakui bahwa Allah menjadi manusia nyata dalam inkarnasi dengan sifat manusia yang nyata dan kemauan.

Dengan demikian, baik Tritunggal dan Keesaan percaya harus mengakui bahwa Yesus bukan Tuhan bersama kita sebagai Allah, melainkan Allah dengan kita sebagai seorang pria sejati yang bisa berdoa dan tergoda.Karena tidak ada teolog Trinitarian atau Keesaan akan mengakui bahwa Allah tergoda sebagai Tuhan.

Sebab Allah tidak dapat dicobai kejahatan, juga tidak bisa Dia berdoa atau perantara kepada Allah sebagai Tuhan. Oleh karena itu inkarnasi membuktikan bahwa Tuhan para nabi Ibrani menjadi anak manusia yang benar dengan pikiran manusia sepenuhnya lengkap dan akan yang berbeda dari kehendak ilahi-satunya Allah yang benar Bapa. Hal ini menjelaskan baik doa dan pencobaan Yesus.

 

 


Untuk ARTIKEL Lebih

Untuk BUKU Gratis

Untuk Video Ajaran, berlangganan YOUTUBE CHANNEL kami

 

Please reload

C O N T A C T

© 2016 | GLOBAL IMPACT MINISTRIES